Bacalahkembali teks eksposisi berjudul Pembangunan dan Bencana Lingkungan ", kemudian datalah 3 kalimat fakta dan tiga kalimat opini. Kerjakan di buku tugasmu dengan menggunakan tabel berikut ini. Kalimat Fakta Kalimat Opini Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (atau seluas 50 Penggunaankalimat opini dapat ditemukan pada teks argumentasi, penyampaian saran/kritik, dan lain sebagainya. Ciri-ciri kalimat opini: Bersifat subyektif. Bias, berupa prasangka. Tidak/belum tentu sesuai dengan kenyataan. Berisi pendapat. Hasil pikiran seseorang atau sekelompok orang. Tekseksposisi berisi fakta atau informasi, maka bukanlah karangan fiksi. Dalam prakteknya, teks eksposisi banyak digunakan dalam penulisan berita di koran, media elektronik, majalah dan lain-lain. tetapi penanaman pendidikan karakter dalam upaya pelestarian lingkungan hidup dapat dimulai di lingkungan masyarakat. Masyarakat adalah Datalahistilah yang terdapat dalam teks Pembangunan dan Bencana Lingkungan dan Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup, kemudian carilah maknanya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau dalam Kamus istilah. Kerjakan di buku tugasmu dengan menggunakan tabel berikut. Judul teks : Pembangunan dan Bencana Lingkungan No Istilah Makna 1. polusi pencemaran 3kalimat fakta dan opini tentang upaya melestarikan lingkungan hidup - 12815711 B. Indonesia Sekolah Menengah Pertama terjawab 3 kalimat fakta dan opini tentang upaya melestarikan lingkungan hidup 2 Lihat jawaban pada paragraf tersebut terdapat kalimat yang berpola/susunannya salah. tulislah dan perbaikilah menjadi kalimat yang benar Tesis Kebersihan lingkungan Kebersihan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam hidup kita. Dengan adanya kebersihan lingkungan disekitar kita, lingkungan kita menjadi sehat dan membuat kita menjadi nyaman melakukan aktivitas dalam sehari hari.pemerintah selalu mengedukasi berapa pentingnya kebersihan lingkungan sebelum akibatnya terjadi seperti wabah penyakit. Kaliini kita akan membahas mengenai 7 contoh teks opini atau editorial, adapun disini kita akan membrikan contoh teks opini atau editorial tentang banjir, lingkungan, sekolah, sampah, kesehatan dan sosial secara singkat. refleksi dan nyanyian bertema upaya pelestarian lingkungan hidup. Ephorus (Pimpinan Pusat) GKPS, Pdt Martin Rumanja Bacalahkembali teks eksposisi yang berjudul "pembangunan dan bencana lingkungan".kemudian,datalah 3 kalimat fakta dan tiga kalimat opini. Ilmu Edukasi Agustus 28, 2021 comments off Hallo temen temen selamat datang di blog ilmu edukasi, blog ilmu edukasi berisikan kunci Jawaban  Rekomendasi apa yang disampaikan penulis dalam teks "Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup" - Teras Edukasi Detail Contoh Artikel Contoh Artikel Lingkungan Beserta Fakta Dan Opini. Apakah Gagasan Atau Pendapat Yang Disampaikan Penulis Dalam Teks Tersebut - Beinyu.com. Kalimat rekomendasi yang sesuai dengan cuplikan te… Penggalanteks eksposisi di atas membahas tentang upaya pelesetarian lingkungan hidup yang seharusnya dilakukan oleh manusia. Hal ini disampaikan pada kalimat pertama teks tersebut: Banyak usaha yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Berdasarkan penjelasan di atas, jenis pola pengembangan paragraf JKKjE. Skip to contentInilah penjelasan tentang kalimat pasif pada teks upaya melestarikan lingkungan hidup dan informasi lain yang masih ada hubungannya dengan topik kalimat pasif pada teks upaya melestarikan lingkungan hidup yang Anda berharap semoga pembahasan mengenai kalimat pasif pada teks upaya melestarikan lingkungan hidup berikut ini bermanfaat untuk Anda. Selamat membaca! ...Menyewa/membuat atau membeli Penyesuaian fasilitas dan peralatan dengan peraturan pemerintah, lingkungan, dan keamanan Lain-lain keputusan seperti kampanye iklan, program pelatihan dan proyek-proyek yang memerlukan analisis arus kas keluar dan arus... ...ada sebagian yang dibuang ke lingkungan sekitar melalui pendingin mesin dan sisa gas buang. Proses konversi energi pada motor bakar menurut hukum kedua termodinamika dapat digambarkan sebagai berikut . Gambar... ...PNI selalu mengusahakan supaya bukan hanya terdapat orang-orang yang pandai akan dibidang itu tetapi banyak orang-orang yang menjadi anggota dari PNI itu sendiri. Untuk menjadi anggota tidak langsung diterima melainkan... ...Prof. Miriam Budiardjo, komunis tidak merupakan sistem politik, akan tetapi juga mencerminkan gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme. Kekerasan dipandang sebagai alat yang sah.... Objek biologi adalah segala sesuatu fenomena alam yang diamati dan dipelajari. Objek kajian biologi adalah makhluk hidup yang terdiri atas kingdom monera, kingdom protista, kingdom fungi, kingdom animalia, dan kingdom... ...dalam, yaitu wilayah laut yang memiliki kedalaman lebih dari 1800 m. Di wilayah ini suhunya sangat dingin dan tidak ada tumbuh-tumbuhan, jenis hewan yang hidup di wilayah ini sangat terbatas.... ...usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Kegiatan Bank Seperti... Permasalahan seputar lingkungan hidup selalu terdengar. Segala macam pemberitaan tentang kerusakan lingkungan hidup tidak lagi asing di pengamatan dan pendengaran kita. Peristiwa demi peristiwa terjadi tanpa kompromi. Kapan dan dimana akan terjadi, manusia hanya bisa mereka-reka. Dan melalui pemanfaatan kecanggihan teknologi yang ada, manusia hanya bisa menghindar dan menyelamatkan diri. Oleh karena itu, tak jarang keresahan dan kecemasan manusia akan suatu efek yang lebih besar, terus menerus membayangi hidup manusia. Dengan demikian, timbullah persepsi bahwa alam adalah musuh bagi manusia, sehingga tingkat kewaspadaan manusia pun semakin meningkat. Kejadian demi kejadian yang dialami di dalam negeri ini telah memberi dampak yang sangat besar. Tidak sedikit kerugian yang dialami, termasuk nyawa manusia juga. Namun hal yang perlu dipertanyakan, apakah pengalaman tersebut sudah cukup menyadarkan manusia untuk melihat kesalahan dalam dirinya? Ataukah manusia justru merasa lebih nyaman dengan sikap menghindar dan menyelamatkan diri tanpa suatu pencarian solusi yang lebih baik dan lebih tepat lagi? ada beberapa usaha yang mestinya dilakukan oleh manusia dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, yaitu upaya rekonsiliasi, perubahan konsep atau pemahaman tentang alam dan menanamkan budaya pelestari. Upaya Rekonsiliasi Kenyataan kerusakan lingkungan hidup dan efeknya terus berlangsung dan terjadi. Manusia cenderung untuk menangisi nasibnya. Lama-kelamaan tangisan terhadap nasib itu terlupakan dan dianggap sebagai hembusan angin yang berlalu. Bekas tangisan karena efek dari kerusakan lingkungan yang dialaminya hanya tinggal menjadi suatu memori untuk dikisahkan. Tapi perlu diingat bahwa tidaklah cukup jika manusia hanya sebatas menangisi nasibnya, tetapi pada kenyataannya tidak pernah sadar bahwa semua kejadian tersebut adalah hasil dari suatu perilaku dan tindakan yang patut diperbaiki dan diubah. Setiap peristiwa dan kejadian alam sebagai akibat dari kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu pertanda bahwa manusia mesti sadar dan berubah. Upaya rekonsiliasi menjadi suatu sumbangan positif yang perlu disadari. Tanpa sikap rekonsiliasi, maka kejadian-kejadian alam sebagai akibat kerusakan lingkungan hidup hanya akan menjadi langganan yang terus-menerus dituai. Lalu, usaha manusia untuk selalu menghindarkan diri dari akibat kerusakan lingkungan hidup tersebut hendaknya bukan dipahami sebagai suatu kenyamanan saja. Tetapi justru kesempatan itu menjadi titik tolak untuk memulai suatu perubahan. Perubahan untuk dapat mencegah dan meminimalisir efek yang lebih besar. Jadi, sikap rekonsiliasi dari pihak manusia dapat memungkinkannya melakukan perubahan demi kenyamanan di tengah-tengah lingkungan hidupnya. Perubahan Konsep Manusia Tentang Alam Salah satu paham yang mungkin menjadi akar permasalahan seputar kerusakan lingkungan hidup adalah terjadinya pergeseran konsep manusia tentang alam. Berbagai fakta kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di dalam tanah air kita tidak lain adalah hasil dari suatu pergeseran pemahaman manusia tentang alam. Cara pandang tersebut melahirkan tindakan yang salah dan membahayakan. Misalnya, konsep tentang alam sebagai obyek. Konsep ini seolah-olah bahkan secara terang-terangan memberi indikasi bahwa manusia cenderung untuk mempergunakan alam semau gue. Dan tindakan dan perilaku manusia dalam mengeksplorasi alam terus terjadi, tanpa disertai suatu pertanggung jawaban bahwa alam perlu dijaga keutuhan dan kelestariannya. Oleh karena itu, tak jarang pula binatang-binatang yang seharusnya dilindungi pada akhirnya menjadi korban perburuan manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab. Pemabalakan liar yang terjadi pun tak dapat dibendung lagi. Pencemaran tanah dan air sudah menjadi lagu lama yang terus dinikmati. Dan permasalahan seputar polusi telah menjadi semacam udara segar yang terus dihirup manusia tanpa menyadari bahwa terdapat kandungan toksin yang membahayakan. Jadi, di sini alam merupakan obyek yang terus menerus dieksplorasi dan dipergunakan sejauh manusia membutuhkannya. Berhadapan dengan kenyatan demikian, maka menurut saya perlu suatu perubahan konsep yang baru. Konsep yang dimaksud adalah melihat alam sebagai subyek. Konsep alam sebagai subyek berarti manusia dalam mempergunakan alam membutuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab. Di sini tampak bahwa manusia dalam kesaksian hidupnya dapat menghargai dan mempergunakan alam secara efektif dan bijaksana. Misalnya, orang Papua memahami alam sebagai ibu yang memberi kehidupan. Artinya alam dilihat sebagai ibu yang daripadanya manusia dapat memperoleh kehidupan. Oleh karena itu, tindakan yang merusak lingkungan secara tidak langsung telah merusak kehidupan itu sendiri. Membangun Budaya Pelestari Kedua upaya melestarikan lingkungan hidup sebagaimana yang telah saya uraikan diatas akan dapat tercapai, jika manusia sungguh-sungguh berusaha membangun dan menanamkan suatu budaya pelestari. Dengan semangat budaya pelestari, manusia senantiasa mempertimbangan segi baik dan buruknya dalam mempergunakan hasil alam. Segi yang baik bahwa manusia bertindak selektif dan mengambil apa yang memang dibutuhkan tanpa bersikap boros. Dengan demikian, manusia telah dengan sendirinya merasa sebagai bagian dari alam yang mesti dijaga kelestariannya. Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah menanamkan budaya pelestari tersebut kepada anak-anak sejak berada di bangku pendidikan. Misalnya pemberian porsi yang lebih kurang banyak tentang persoalan lingkungan hidup agar terbangunlah semangat kesadaran untuk menghargai dan menghormati lingkungan tempat tinggalnya. Tidak sebatas itu saja, tetapi perlu juga membiasakan anak-anak untuk terlibat dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup. Jadi, adanya perpaduan antara teori dan praktek. Penanaman budaya pelestari yang dilakukan sejak dini merupakan suatu upaya yang sangat efektif dalam mengatasi persoalan kerusakan lingkungan hidup yang terjadi. Tentunya di sini membutuhkan partisipasi dan tanggung jawab orang tua dalam keluarga dan juga dalam seluruh proses pendidikannya di bangku sekolah. Dengan demikian, melalui pembiasaan yang dilakukan secara kontinyu tersebut generasi yang akan datang semakin menyadari akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Selanjutnya, proses penyadaran tersebut juga dapat dilakukan sebagai kebiasaan yang turut membentuk rasa tanggung jawab manusia dalam mempergunakan lingkungan hidup. Indonesia Environment Center menyediakan topic-topic training untuk anda yang berkaitan dengan lingkungan di antaranya Training PPLH Peraturan Perundangan Lingkungan Hidup Training Amdal Training Pengelolaan Limbah B3 sumber Teks Eksposisi adalah salah satu diantara bentuk tulisan atau karangan yang isinya berusaha untuk menjelaskan dan menguraikan suatu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan seseorang yang membaca uraian tersebut dengan gaya penulisan yang singkat, padat serta jelas. Dalam teks eksposisi sendiri memiliki struktur seperti tesis atau pernyataan pendapat, argumentasi, dan penegasan ulang pendapat. Ciri-ciri teks eksposisi Gaya informasinya persuasif atau mengajak. Penyampaian teksnya secara jelas, lugas dan menggunakan bahasa yang baku. Menjabarkan informasi-informasi pengetahuan. Bersifat tidak memihak yang artinya tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya. Teks Eksposisi bersifat netral dan objektif. Penjelasannya disertai data-data yang akurat dan terpercaya. Menyajikan sebuah fakta yang digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi. Dalam menyampaikan argumen, pembicara atau penulis dapat menggunakan fakta dan alasan-alasan yang logis. Fakta-fakta disajikan dalam kalimat fakta, sedangkan alasan yang logis disajikan dalam kalimat opini. Coba kamu perhatikan contoh kalimat-kalimat berikut ini. Kalimat fakta Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia hingga tanggal 13 mei 2013 mencatat ada narapidana dan tahanan di Indonesia, yang orang di antaranya terkait kasus narkoba. Kalimat opini Sebagai generasi muda, calon penerus perjuangan bangsa, sudah seharusnya kita menyiapkan diri menjadi generasi yang berkualitas. Diskusikanlah dengan temanmu, apa perbedaan antara kalimat fakta dan kalimat opini. Selanjutnya, kerjakan tugas-tugas berikut untuk memperkuat pemahamanmu tentang kalimat fakta dan kalimat opini. Tugas Bacalah kembali teks eksposisi berjudul Pembangunan dan Bencana Lingkungan”, kemudian datalah 3 kalimat fakta dan tiga kalimat opini. Kerjakan di buku tugasmu dengan menggunakan tabel berikut ini. Kalimat fakta Pada tahun 2005 – 2006 tercatat …… 241. gempa bumi dan thirteen bencana tsunami. Menurut tim ahli pusat penelitian …. daerah resapan air dan tampungan air. Banjir yang terjadi di jakarta pada Februari 2007 …… mengabaikan pelestarian lingkungan. Kalimat opini Kesulitan penerapannya ……salah satunya Indonesia. Setiap tahun di negara kita …. penebangan hutan … 50x luas kota Jakarta. Meskipun tidak mungkin….. setidaknya harus dicari solusi…. buruknya kondisi bumi. Untuk meningkatkan penguasaan kamu dalam menginterpretasi makna eksposisi, bacalah teks berikut ini. Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup Permasalahan seputar lingkungan hidup selalu terdengar mengemuka. Kejadian demi kejadian yang dialami di dalam negeri telah memberi dampak yang sangat besar. Tidak sedikit kerugian yang dialami, termasuk nyawa manusia. Namun, hal yang perlu dipertanyakan, apakah pengalaman tersebut sudah cukup menyadarkan manusia untuk melihat kesalahan dalam dirinya? Ataukah manusia justru merasa lebih nyaman dengan sikap menghindar dan menyelamatkan diri dengan tidak memberikan solusi yang lebih baik dan lebih tepat lagi? Banyak usaha yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Upaya yang dimaksud adalah upaya rekonsiliasi, perubahan konsep atau pemahaman tentang alam dan menanamkan budaya pelestari. a. Upaya Rekonsiliasi Kerusakan lingkungan hidup dan efeknya terus berlangsung dan terjadi. Manusia cenderung untuk menangisi nasibnya. Lama-kelamaan tangisan terhadap nasib itu terlupakan dan dianggap sebagai embusan angin yang berlalu. Bekas tangisan karena efek dari kerusakan lingkungan yang dialaminya hanya tinggal menjadi suatu memori untuk dikisahkan. Namun, perlu diingat bahwa tidaklah cukup jika manusia hanya sebatas menangisi nasibnya, tetapi pada kenyataannya tidak pernah sadar bahwa semua kejadian tersebut adalah hasil dari perilaku dan tindakan yang patut diperbaiki dan diubah. Setiap peristiwa dan kejadian alam yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu pertanda bahwa manusia mesti sadar dan berubah. Upaya rekonsiliasi menjadi suatu sumbangan positif yang perlu disadari. Tanpa sikap rekonsiliasi, kejadian-kejadian alam sebagai akibat kerusakan lingkungan hidup hanya akan menjadi langganan yang terus-menerus dialami. Lalu, usaha manusia untuk selalu menghindarkan diri dari akibat kerusakan lingkungan hidup tersebut hendaknya bukan dipahami sebagai suatu kenyamanan saja. Akan tetapi, justru kesempatan itu menjadi titik tolak untuk memulai suatu perubahan. Perubahan untuk dapat mencegah dan meminimalisasi efek yang lebih besar. Jadi, sikap rekonsiliasi dari pihak manusia dapat memungkinkannya melakukan perubahan demi kenyamanan di tengah-tengah lingkungan hidupnya. b. Perubahan Konsep atau Pemahaman Manusia Tentang Alam Salah satu akar permasalahan seputar kerusakan lingkungan hidup adalah terjadinya pergeseran pemahaman manusia tentang alam. Berbagai fakta kerusakan lingkungan hidup yang terjadi di tanah air adalah hasil dari suatu pergeseran pemahaman manusia tentang alam. Cara pandang tersebut melahirkan tindakan yang salah dan membahayakan. Misalnya, konsep tentang alam sebagai objek. Konsep ini memberi indikasi bahwa manusia cenderung untuk mempergunakan alam seenaknya. Tindakan dan perilaku manusia dalam mengeksplorasi alam terus terjadi tanpa disertai suatu pertanggungjawaban bahwa alam perlu dijaga keutuhan dan kelestariannya. Banyak binatang yang seharusnya dilindungi justru menjadi korban perburuan manusia yang tidak bertanggung jawab. Pembalakan liar yang terjadi pun tak dapat dibendung lagi. Pencemaran tanah dan air sudah menjadi kebiasaan yang terus dilakukan. Polusi udara sudah tidak disadari bahwa di dalamnya terdapat kandungan toksin yang membahayakan. Jadi, alam merupakan objek yang terus menerus dieksploitasi dan dipergunakan manusia. Berdasarkan kenyatan demikian, diperlukan suatu perubahan konsep baru. Konsep yang dimaksud adalah melihat alam sebagai subjek. Konsep alam sebagai subjek berarti manusia dalam mempergunakan alam membutuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab. Di sini seharusnya manusia dalam hidupnya dapat menghargai dan mempergunakan alam secara efektif dan bijaksana. Misalnya, orang Papua memahami alam sebagai ibu yang memberi kehidupan. Artinya alam dilihat sebagai ibu yang darinya manusia dapat memperoleh kehidupan. Oleh karena itu, tindakan merusak lingkungan secara tidak langsung telah merusak kehidupan itu sendiri. Tugas 1 1 Temukan pendapat dan argumen yang disampaikan penulis dalam eksposisi di atas dengan mengisi tabel berikut ini. Kamu dapat menambahkan kolom sesuai dengan kebutuhan. Pendapat Permasalahan seputar lingkungan hidup selalu terdengar mengemuka. Salah satu akar permasalahan seputar kerusakan lingkungan hidup adalah terjadinya pergeseran pemahaman manusia tentang alam. Semua orang harus menjaga lingkungan hidup untuk kelangsungan hidupnya. Argumen Kejadian demi kejadian yang dialami di dalam negeri telah memberi dampak yang sangat sedikit kerugian yang dialami, termasuk nyawa manusia. Melestarikan lingkungan hidup sangatlah penting untuk semua masyarakat dikarenakan lingkungan hidup berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia. Upaya mengantisipasi kerusakan lingkungan hidup dapat dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, melakukan reboisasi untuk menjaga supaya hutan tidak gundul. Kedua, membuat sengkedan atau terasering unguk menghindari risiko erosi. Ketiga, penanaman hutan kota untuk mengurangi polusi udara. Tugas two Buatlah ringkasan teks Upaya Melestarikan Lingkungan Hidup di atas. Untuk memudahkan pekerjaanmu, temukan gagasan pokok setiap paragraf dalam teks tersebut dengan mengisi tabel berikut ini. Kemudian susunlah ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan pokok tersebut. Gagasan Pokok Paragraf Permasalahan seputar lingkungan hidup selalu terdengar mengemuka Banyak usaha yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan hidup dan efeknya terus berlangsung dan terjadi. Setiap peristiwa dan kejadian alam yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu pertanda bahwa manusia mesti sadar dan berubah. Jadi, sikap rekonsiliasi dari pihak manusia dapat memungkin-kannya melakukan perubahan demi kenyamanan di tengah-tengah lingkungan hidupnya. Resume Permasalahan seputar lingkungan hidup selalu terdengar mengemuka. Banyak usaha yang seharusnya dilakukanoleh manusia dalam upaya pelestarian lingkungan hidup tetapi kerusakan lingkungan hidup dan efeknya terus berlangsung dan terjadi. Setiap peristiwa dan kejadian alam yang diakibatkan oleh kerusakan lingkungan hidup merupakan suatu pertanda bahwa manusia mesti sadar dan berubah. dapat memungkinkan manusia melakukan perubahan demi kenyamanan di tengahtengah lingkungan hidupnya. Salah satu akar permasalahan seputar kerusakan lingkungan hidup adalah terjadinya pergeseran pemahaman manusia tentang alam yaitu menganggap alam sebagai objek yang terus menerus dieksploitasi dan dipergunakan manusia. Oleh karena itu diperlukan suatu perubahan konsep baru yakni melihat alam sebagai objek. Tugas iii Seringkali teks eksposisi diikuti dengan rekomendasi untuk memecahkan permasalahan yang dibahas. Agar dapat memahami rekomendasi yang tepat sesuai dengan permasalahan dalam eksposisi, kerjakan tugas berikut. a Datalah rekomendasi yang disampaikan penulis dalam teks tersebut. Jawab Di sini seharusnya manusia dalam hidupnya dapat menghargai dan mempergunakan alam secara efektif dan bijaksana. Misalnya, orang Papua memahami alam sebagai ibu yang memberi kehidupan. b Temukan permasalahan kerusakan lingkungan yang terjadi di lingkungan sekitarmu. Buatlah rekomendasi unuk memecahkan permasalahan tersebut! Jawab Masalah Penggalian pasir ilegal rekomendasi penutupan tempat penggalian pasir c Lengkapi rekomendasimu dengan argumen yang mendukung. Jawab Argumen penggalian pasir menyebabkan kerusakan lingkungan yang akan menimbulkan bencana.